EUNIKEs


BE GRATEFUL, STAY POSITIVE!

KEBHINNEKAAN, PERSATUAN DAN KESATUAN

Kami Bukan Aku

            Indonesia terkenal dengan negara pluralisme, ini dikarenakan Indonesia memiliki berbagai macam suku dan budaya. Meskipun terdapat banyak perbedaan seperti itu, masyarakat Indonesia bisa hidup berdampingan dengan rukun selama berpuluh-puluh tahun. Rasa toleransi yang kuat di masyarakat Indonesia membuat banyak orang asing terheran-heran akan fenomenal ini.

            Sudah selayaknyalah masyarakat Indonesia mempunyai rasa toleransi yang tinggi, karena ini sesuai dengan semboyan negara yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Perbedaan inilah yang seharusnya membuat Indonesia memperkuat kesatuan dan persatuan agar tidak mudah dihancurkan oleh ideologi-ideologi yang tidak sesuai dengan dasar negara.

            Sejak kecil, anak-anak Indonesia sudah diajarkan tentang kewarganegaraan. Ini bertujuan agar sejak kecil mereka sudah bisa untuk belajar mencintai dan menghargai bangsanya sendiri. Pendidikan seperti ini yang sangat penting untuk ditanamkan untuk generasi-generasi muda Indonesia, karena mereka yang akan membawa Indonesia pada masa keemasan.

            Banyak negara lain yang mengapresiasi akan adanya persatuan yang ada di Indonesia, contohnya mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Beliau mengatakan bhwa semboyan Indonesia patut dicontoh oleh negara-negara lain. Ini terjadi karena banyak negara yang masih mempermasalahkan tentang perbedaan yang berada di sekitarnya. Indonesia harusnya bangga dengan semboyan negaranya.

            Tetapi akhir-akhir ini Indonesia banyak diuji oleh kasus-kasus yang berusaha untuk menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Lalu bagaimanakah sikap yang tepat untuk menanggapi hal tersebut?

            Nasionalisme. Satu jawaban yang sudah pasti tidak akan bisa menggoyahkan Indonesia. Dengan rasa nasionalisme tinggi yang dimiliki oleh tiap rakyat Indonesia akan membuat Indonesia tidak mudah untuk dipengaruhi oleh ideologi-ideologi asing.

            Menghargai satu dengan yang lain juga menjadi kunci utama agar Indonesia tidak mudah dipecahkan. Dengan menghargai, rakyat juga dapat belajar untuk memahami tiap-tiap pendapat yang dikemukakan oleh orang yang berada di sekitarnya. Dengan menghargai, Indonesia bisa memperkuat persatuan dan kesatuannya sebagai sebuah negara.

            Indonesia masih perlu belajar untuk tidak mementingkan kepentingan golongan sendiri karena masih banyak ditemukan beberapa organisasi yang masih belum bisa menerima perbedaan yang ada di Indonesia. Indonesia harus mulai belajar bahwa keberagaman itu indah dan keberagaman itu membawa sebuah kekuatan baru untuk bangsa.

            Persatuan yang diciptakan dari perbedaan ini akan kuat dampaknya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan persatuan yang dijunjung tinggi oleh Indonesia akan membuat para provokator yang ingin memecah belah Indonesia tidak berani karena mereka akan takut jika rakyat bersatu padu untuk melawan. Persatuan sudah pasti menjadi kunci utama dalam keutuhan sebuah bangsa.

            Indonesia harus mulai untuk menghapus kata “aku” dan menggantinya dengan kata “kami”. Kami Indonesia, kami berbeda tetapi kami satu. Kata “kami” mencakup semua rakyat Indonesia tanpa terkecuali karena Indonesia adalah rakyatnya secara keseluruhan bukan tiap individu.

            Makna “Bhinneka Tunggal Ika” harus dimaknai tiap rakyatnya tanpa terkecuali dan harus tetap dipegang teguh dalam kehidupan bermasyarakat. Ini bertujuan untuk mengubah cara pandang beberapa orang yang masih mementingkan dirinya sendiri atau golongan dan harus mulai untuk menghargai tiap-tiap budaya yang ada di Indonesia karena budaya dan keberagaman tersebut merupakan warisan Indonesia.

            Pendidikan karakter bagi generasi muda juga berperan penting agar mereka dapat memaknai arti perbedaan dan belajar untuk bertoleransi juga menerima perbedaan yang ada di Indonesia karena Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika.

 

REFERENSI

http://www.markijar.com/2015/12/pengertian-dan-makna-bhinneka-tunggal.html

http://nasional.kompas.com/read/2017/07/01/20245681/obama.bhinneka.tunggal.ika.harus.dicontoh.semua.negara

 

                        Eunike Mustika Nugroho

Prof. Dr. Soepomo

 

http://www.unair.ac.id/

http://fisip.unair.ac.id/

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :